Lexora.id – Kontribusi nyata terhadap dunia literasi datang dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman. Muhammad Sukron Fauzi, dosen yang juga aktif sebagai penulis, secara resmi menyerahkan sembilan buku hasil karyanya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Timur. Penyerahan berlangsung di ruang layanan perpustakaan DPK Kaltim.
Buku-buku tersebut merupakan hasil kerja tiga tahun terakhir, terdiri dari buku referensi, buku monograf, dan buku ajar, yang seluruhnya mengangkat tema pendidikan jasmani dan olahraga.
“Penyerahan ini adalah bentuk kontribusi kecil saya kepada dunia pendidikan, khususnya di Kaltim. Semoga buku-buku ini bisa dibaca, dimanfaatkan, dan menjadi referensi yang berguna bagi siapa saja yang ingin mendalami bidang pendidikan jasmani,” ujar Fauzi.
Adapun sembilan judul buku yang diserahkan terdiri dari:
Buku Referensi Kurikulum Pendidikan Jasmani Modern (2025)
Buku Referensi Latihan Dasar Permainan Anggar (2025)
Buku Referensi Pengantar Landasan Pendidikan (2024)
Buku Referensi Kurikulum 2013 pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (2022)
Buku Monograf Profil Antropometri Tubuh, Kondisi Fisik dan Keterampilan Bolavoli Club (2024)
Buku Monograf Pengembangan Voli Target (2024)
Buku Ajar Didaktik Metodik Pembelajaran Bolavoli (2023)
Buku Ajar Telaah Kurikulum Pendidikan Jasmani (2023)
Buku Ajar Perkembangan Motorik 1 (2023)
Pustakawan DPK Kaltim, Patimah Irny, menyambut baik penyerahan tersebut. Ia menyebut koleksi seperti ini sangat penting untuk memperkaya literatur lokal sekaligus menjawab kebutuhan akademik di Kalimantan Timur.
“Kami sangat mengapresiasi sumbangan buku ini. Semoga langkah Pak Fauzi dapat menjadi contoh bagi akademisi dan masyarakat lainnya untuk turut berkontribusi memperkaya perpustakaan daerah,” ujarnya.
Patimah juga mengundang masyarakat untuk turut menyumbangkan buku mereka. Menurutnya, prosedur hibah buku ke DPK sangat mudah dan terbuka untuk siapa pun.
“Bagi masyarakat yang ingin menyumbangkan buku, cukup datang ke DPK Kaltim dengan membawa buku yang ingin dihibahkan. Kami terbuka dan sangat menghargai setiap bentuk kontribusi literasi,” tambahnya.
Penyerahan buku ini memperkuat posisi DPK Kaltim sebagai pusat literasi dan rujukan pendidikan, sekaligus mencerminkan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan lembaga perpustakaan dalam membangun budaya baca di daerah.


